TUGAS PENDAHULUAN
PENGANTAR TEKNOLOGI
INFORMASI
“DOS DAN LINUX”

NAMA :
ZAENAL
NIM :
H121112002
KELOMPOK : 1
ASISTEN :
1.
AGUSMAN 6. SUPRI BIN HJ. AMIR
2.
AKBAR 7. RAHMAT JANUAR NOOR
3.
ZULFIQAR BUSRAH 8. NURFUAIDAH SUARDI
4.
FACHRUL ISLAM 9. RIZAL MANSUR
5.
ANDI TENRI WULENG 10. FIRMAN SAPUTRA
LABORATORIUM KOMPUTASI
JURUSAN MATEMATIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN
ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2011
PEMBAHASAN
1.Perkembangan
DOS
DOS (DISK OPERATING SYSTEM)
Sekedar wawasan mengenai DOS (DISK OPERATING SYSTEM)
Disk Operating System (disingkat DOS)
adalah keluarga sistem operasi yang digunakan di komputer pribadi. Sekarang,
istilah DOS menjadi istilah generik bagi setiap sistem operasi yang dimuat dari
perangkat penyimpanan berupa disk saat sistem komputer dinyalakan. Keluarga DOS
terbagi menjadi bebrapa kelas, yakni :
a. MS-DOS
(Microsoft Disk Operating System), termasuk di antaranya adalah Tandy
DOS, Compaq DOS, Q-DOS (Quick and Dirty Operating System) dan beberapa klon
dari sistem operasi MS-DOS yang dijual kepada para pembuat sistem komputer IBM
PC/Compatible.
b. IBM PC-DOS
(International Business Machine Personal Computer Disk Operating , yang meskipun
masih buatan Microsoft, diubah sedikit-sedikit untuk dapat digunakan oleh
komputer IBM PC.
c. DR-DOS (Digital
Research Disk Operating System), yang dibuat oleh pembuat sistem
operasi CP/M, Gary Kildall.
d. Novell Personal
Netware,
merupakan versi DR-DOS yang dijual kepada Novell karena perusahaan yang
menaungi CP/M mengalami kebangkrutan (Novell mengakuisisi Digital Research
Incorporated).
e. Caldera DOS, merupakan
versi Novell Personal Netware yang dijual kepada Caldera Corporation.
f. FreeDOS, merupakan
versi DOS yang dibangun dari sisa-sisa pengembangan Caldera DOS, yang
dikembangkan oleh komunitas open source. Sistem operasi ini merupakan sistem
operasi yang menggunakan antarmuka dengan penggunaberbasis teks (text-mode user
interface), dengan tanda kesiapan menerima perintah dari pengguna yang disebut
dengan prompt. Prompt default yang digunakan dalam DOS adalah nama path
ditambah dengan tanda lebih besar (>), seperti C:\>, C:\DOS\ dan
lain-lain. Pengguna juga dapat menggunakan symbol prompt lainnya dengan
menggunakan perintah PROMPT. Sistem operasi ini juga bersifat single-tasking
(hanya dapat menjalankan satu program pada satu waktu saja), menjalankan
prosesor pada modus real (real mode), dan hanya dapat mendukung satu pengguna
dalam satu waktu (single user).
MS-DOS
MS-DOS, singkatan dari Microsoft Disk Operating System, adalah sebuah sistem operasi yang sangat banyak digunakan oleh komputer IBM-PC atau yang kompatibel dengannya. Microsoft membuat MS-DOS sebagai sebuah sistem operasi mainstream, sebelum pada akhirnya menghentikan dukungan MS-DOS secara perlahan ketika mereka membuat sebuah sistem operasi berbasis antarmuka grafis (dikenal juga dengan sebutan GUI) untuk pasar mainstream, yang disebut sebagai Microsoft Windows. MS-DOS dirilis pertama kali pada tahun 1981, dan seiring dengan waktu, Microsoft pun meluncurkan versi yang lebih baru dari MS-DOS. Tidak kurang hingga delapan kali Microsoft meluncurkan versi-versi baru MS-DOS dari tahun 1981 hingga Microsoft menghentikan dukungan MS-DOS pada tahun 2000. MS-DOS merupakan salah satu kunci keberhasilan Microsoft dalam memproduksi perangkat lunak, dari sebuah perusahaan kecil pembuat bahasa pemrograman saat didirikan hingga menjadi sebuah perusahaan perangkat lunak yang seolah menguasai dunia.
MS-DOS, singkatan dari Microsoft Disk Operating System, adalah sebuah sistem operasi yang sangat banyak digunakan oleh komputer IBM-PC atau yang kompatibel dengannya. Microsoft membuat MS-DOS sebagai sebuah sistem operasi mainstream, sebelum pada akhirnya menghentikan dukungan MS-DOS secara perlahan ketika mereka membuat sebuah sistem operasi berbasis antarmuka grafis (dikenal juga dengan sebutan GUI) untuk pasar mainstream, yang disebut sebagai Microsoft Windows. MS-DOS dirilis pertama kali pada tahun 1981, dan seiring dengan waktu, Microsoft pun meluncurkan versi yang lebih baru dari MS-DOS. Tidak kurang hingga delapan kali Microsoft meluncurkan versi-versi baru MS-DOS dari tahun 1981 hingga Microsoft menghentikan dukungan MS-DOS pada tahun 2000. MS-DOS merupakan salah satu kunci keberhasilan Microsoft dalam memproduksi perangkat lunak, dari sebuah perusahaan kecil pembuat bahasa pemrograman saat didirikan hingga menjadi sebuah perusahaan perangkat lunak yang seolah menguasai dunia.
A.Sejarah
MS-DOS sebenarnya dibuat oleh sebuah perusahaan pembuat komputer, yang bernama Seattle Computer Products (SCP) yang dikepalai oleh Tim Patterson--yang belakangan direkrut oleh Microsoft untuk mengembangkan DOS--pada tahun 1980 sebagai sebuah perangkat lunak sistem operasi dengan nama Q-DOS (singkatan dari Quick and Dirty Operating System), yang selanjutnya diubah namanya menjadi 86-DOS, karena Q-DOS didesain agar dapat berjalan pada komputer dengan prosesor Intel 8086. Microsoft pun membeli lisensinya dengn harga 50.000 dolar Amerika dari SCP, lalu mengubah namanya menjadi MS-DOS. Selanjutnya, saat IBM hendak meluncurkan komputer pribadi yang disebut dengan IBM PC, Microsoft pun menjual lisensi MS-DOS kepada IBM.
MS-DOS sebenarnya dibuat oleh sebuah perusahaan pembuat komputer, yang bernama Seattle Computer Products (SCP) yang dikepalai oleh Tim Patterson--yang belakangan direkrut oleh Microsoft untuk mengembangkan DOS--pada tahun 1980 sebagai sebuah perangkat lunak sistem operasi dengan nama Q-DOS (singkatan dari Quick and Dirty Operating System), yang selanjutnya diubah namanya menjadi 86-DOS, karena Q-DOS didesain agar dapat berjalan pada komputer dengan prosesor Intel 8086. Microsoft pun membeli lisensinya dengn harga 50.000 dolar Amerika dari SCP, lalu mengubah namanya menjadi MS-DOS. Selanjutnya, saat IBM hendak meluncurkan komputer pribadi yang disebut dengan IBM PC, Microsoft pun menjual lisensi MS-DOS kepada IBM.
B.Pengembangan
IBM dan Microsoft selanjutnya merilis versi-versi DOS; di mana versi IBM yang langsung dibundel dengan komputer IBM PC disebut dengan "IBM PC-DOS" (singkatan dari InternationalBusiness Machine Personal Computer Disk Operating System). Pada awalnya, IBM hanya menggunakan apa yang layak digunakan dari MS-DOS yang dirilis oleh Microsoft, seperti programprogramnya atau utilitas yang disertakannya. Karena itulah, versi IBM selalu dirilis lebih lambat dibandingkan dengan versi MS-DOS. Tapi, MS-DOS versi 4.0 adalah versi MS-DOS pertama yang benar-benar sama seperti IBM PC-DOS, karena Microsoft sedang berkonsenstrasi untuk mengembangkan sebuah sistem operasi penerus DOS, yang disebut dengan OS/2. Microsoft, ketika melisensikan DOS kepada IBM, menandatangani perjanjian lisensi yang salah satu poinnya mengandung bahwa Microsoft boleh melisensikan MS-DOS kepada perusahaan selain IBM, dan para perusahaan tersebut dipersilakan mengubah nama MS-DOS menjadi nama yang mereka gunakan (contoh: TandyDOS, Compaq DOS, dan lainnya). Kebanyakan versi-versi tersebut tentu saja sama dengan versi yang telah dikembangkan oleh Microsoft dengan MS-DOS-nya, tapi Microsoft mulai mencabut perjanjian lisensinya.
IBM dan Microsoft selanjutnya merilis versi-versi DOS; di mana versi IBM yang langsung dibundel dengan komputer IBM PC disebut dengan "IBM PC-DOS" (singkatan dari InternationalBusiness Machine Personal Computer Disk Operating System). Pada awalnya, IBM hanya menggunakan apa yang layak digunakan dari MS-DOS yang dirilis oleh Microsoft, seperti programprogramnya atau utilitas yang disertakannya. Karena itulah, versi IBM selalu dirilis lebih lambat dibandingkan dengan versi MS-DOS. Tapi, MS-DOS versi 4.0 adalah versi MS-DOS pertama yang benar-benar sama seperti IBM PC-DOS, karena Microsoft sedang berkonsenstrasi untuk mengembangkan sebuah sistem operasi penerus DOS, yang disebut dengan OS/2. Microsoft, ketika melisensikan DOS kepada IBM, menandatangani perjanjian lisensi yang salah satu poinnya mengandung bahwa Microsoft boleh melisensikan MS-DOS kepada perusahaan selain IBM, dan para perusahaan tersebut dipersilakan mengubah nama MS-DOS menjadi nama yang mereka gunakan (contoh: TandyDOS, Compaq DOS, dan lainnya). Kebanyakan versi-versi tersebut tentu saja sama dengan versi yang telah dikembangkan oleh Microsoft dengan MS-DOS-nya, tapi Microsoft mulai mencabut perjanjian lisensinya.
MS-DOS versi 1.xx
Ini adalah versi awal di mana MS-DOS pertama kali
diluncurkan oleh Microsoft. Isinya, tentu saja sangat primitif dan hanya berisi
kerangka dasar saja: tidak ada tampilan grafik untuk mengelola berkas, tidak
mendukung jaringan. Pokoknya, versi pertama DOS ini
bersih dari embel-embel. Versi pertama dari DOS ini hanya mendukung IBM
PC Model 5150 dan semua perangkat keras pendukungnya, seperti hanya
mendukung disket single-side floppy disk dengan ukuran 5½
inci berkapasitas 160K saja.
MS-DOS versi 2.xx
Pada awal tahun 1983, IBM meluncurkan IBM PC
XT (Extended Technology), sebagai perbaikan dari versi IBM PC 5150.
IBM PC XT dilengkapi dengan sebuah hard disk 10M, antarmuka masukan/keluaran
berjenis serial (RS-232 atau lebih dikenal dengan antarmuka
COM), RAM
dengan kapasitas 128K, sebuah floppy disk drive
double-side 360K dan tiga buah slot ekspansi. Tentu saja, penggunaan beberapa
perangkat keras baru seperti hard disk, dan disket drive berkapasitas 360K (40K
lebih tinggi dari pada versi double-side pada IBM PC 5150) membutuhkan sebuah
sistem operasi, dan Microsoft tidak mengecewakan IBM. Mereka dengan sigap dan
cepat merilis MS-DOS versi 2.0. Akhirnya IBM PC XT dibundel dengan IBM PC-DOS
2.0.
MS-DOS versi 2.0 memiliki banyak sekali perbaikan
dari MS-DOS 1.1 yang ditujukan untuk komputer IBM PC 5150. Di antaranya adalah
dukungan untuk penggunaan struktur direktori yang
hierarkis (bercabang) seperti layaknya sebuah pohon yang memiliki akar (root)
dan cabang (branch).
MS-DOS versi
3.xx
DOS 3.0 adalah versi yang dapat mendukung fungsi jaringan, walaupun terbatas pada jaringan
dengan konsep kelompok kerja (workgroup) dan terkoneksi sebagai sebuah
klien pada sebuah server. Pengguna dapat menggunakan
teknologi jaringan yang dibuat oleh IBM, Token Ring pada
sistem operasi DOS. DOS 3.0 juga mendukung floppy disk 3½
inci low-density yang berkapasitas 720K, sedangkan DOS 3.3 mendukung
floppy disk 3½ inci high-density yang berkapasitas 1.44M. Dalam DOS versi
3 juga dapat mendukung partisi
pada hard disk yang memiliki kapasitas hingga 32M, 12M lebih tinggi
dibandingkan dengan DOS versi 2.0.
MS-DOS versi
4.xx
Pada DOS versi 4.0 ini, Microsoft
membuat sebuah program shell dengan nama DOS Shell, yang memiliki
tampilan seperti DOS Executive milik Windows versi 1.0. Pada saat itu,
ada sebuah program shell yang juga populer yang berjalan di atas sistem
operasi DOS, dengan nama Norton Commander (NC) yang
dibuat oleh Peter Norton.Versi 4.0 ini
merupakan versi yang paling banyak perubahannya. Versi selanjutnya merupakan
versi-versi perbaikan saja, dan berbagai tambahan utilitas.
MS-DOS versi 5.xx
IBM memang gagal memperpanjang umur IBM PC, akan
tetapi Microsoft terus mengembangkan DOS dengan meluncurkan MS-DOS versi 5.0.
Versi 5.0 ini dirilis pada tahun 1991, dan memiliki berbagai fitur yang jauh
lebih baik, seperti halnya device driver yang dapat diinstal pada area memori
di atas 640K (HMA), dengan menggunakan parameter DEVICEHIGH pada berkas
konfigurasi CONFIG.SYS dan LOADHIGH pada berkas AUTOEXEC.BAT sehingga
memperbanyak kemungkinan untuk menjalankan program yang membutuhkan
conventional memory (memori 640K awal yang dimiliki oleh komputer) yang lebih
besar.
MS-DOS versi 6.xx
MS-DOS versi 6.0 ini dirilis pada
tahun 1993. Versi ini memiliki banyak utilitas tambahan, seperti halnya
Antivirus (MSAV.EXE), Virus Protection (VSAFE.COM) yang diadopsi dari Central
Point PC-Tools. Pada MS-DOS versi 6.0 ini juga menyertakan utilitas
yang dapat membuat penempatan berkas menjadi lebih efisien dengan nama DoubleSpace.
Akan tetapi, sebuah perusahaan yang memiliki paten tentang hal tersebut menjadi
marah sehingga menuntut Microsoft ke meja hijau.
MS-DOS versi
7.xx
MS-DOS versi
7.0 ini dirilis hanya beberapa bulan sebelum Microsoft meluncurkan Windows 95,
sebuah versi Windows yang benar-benar independen dari MS-DOS. Sebenarnya,
Windows 95 tidaklah benar-benar 100% bebas dari MS-DOS, hanya saja memang
beberapa fungsionalitas yang sebelumnya ditangani oleh kernel MS-DOS, sekarang
ditangani oleh Windows.
2.
CARA MENGINSTAL DUAL BOOT
Boot LiveCD atau LiveUSB IGOS (kalau mau tahu
cara membuatnya), Setelah muncul grub boot menu, maka pilihlah boot IGOS LiveCD

Ketika sudah memasuki tampilan grafis. Klik ikon
“Instal ke HardDrive”

Akan ada beberapa pilihan dalam bagaimana dan di
partisi mana IGOS 2011 akan di Instal. Pertama kali saya menginstal IGOS 2011,
saya memilih opsi “Timpa Sistem Linux yang Ada”,
Namun ternyata IGOS hanya menggunakan partisi root dari Linux sebelumnya untuk root
dan swap! jadi partisi swap
sebelumnya tidak digunakan
. Jadi Ketika saya
berkesempatan untuk menginstal IGOS di sistem lain, saya menggunakan Opsi
“Buat Tata Letak Kostum”

Pilihlah partisi kosong untuk membuat 2 atau 3
partisi, yaitu untuk root (sistem), swap (RAM), dan Home (data). Namun
sebenarnya jika tidak ingin pusing, sudah saja gabungkan partisi home dan root.
karena jika kita membuat partisi root, otomatis akan ada direkori untuk home.
Hati-hati memilih partisi. pilihlah partisi kosong atau bisa mengambil sebagian
ruang kosong dari partisi Windows.




Setelah kita selesai dengan tugas memformat, maka
nanti IGOS akan menyalinkan Live Image atau ISO-nya ke
dalam Harddisk untuk proses instalasi. Proses inilah yang membuat mengapa
menginstal linux jauh lebih cepat daripada menginstal Windows. Dari catatan
saya, menginstal IGOS Nusantara merupakan pengalaman menginstal Linux tercepat
yang pernah saya coba. Bayangkan hanya butuh kurang dari 5! Benar-benar rekor.
usut punya usut ternyata yang membuat IGOS telah membuang beberapa hal-hal yang
dianggap tidak penting untuk turut disertakan. Sehingga itu membuat sistem IGOS
benar-benar optimal.



Setelah kita start ulang komputer kita, maka akan
muncul grub. Untuk yang menggunakan dual boot dengan Windows, dalam menu grub
nanti akan muncul Windows di bawah IGOS.

3.FAT
16,32, NTFS, EXT 3 DAN 4
a)
FAT 16
FAT16 adalah sistem berkas yang
menggunakan unit alokasi
yang memiliki batas hingga 16-bit, sehingga dapat menyimpan hingga 216
unit alokasi (65536 buah). Sistem berkas ini memiliki batas kapasitas hingga
ukuran 4 Gigabyte saja. Ukuran unit alokasi yang digunakan oleh FAT16
bergantung pada kapasitas partisi yang hendak diformat: jika ukuran partisi
kurang dari 16 Megabyte, maka Windows akan menggunakan sistem berkas FAT12, dan
jika ukuran partisi lebih besar dari 16 Megabyte, maka Windows akan menggunakan
sistem berkas FAT16. Tabel berikut berisi informasi sistem operasi apa saja
yang mendukung sistem berkas FAT16.
b)
FAT 32
FAT32 adalah
versi sistem berkas FAT yang paling baru, yang diperkenalkan ketika Microsoft
merilis Windows 95 OEM Service Release 2 (Windows 95 OSR2). Tabel sistem
operasi Windows yang mendukung sistem berkas FAT32 ini sebagai berikut.
Sistem operasi
|
Dukungan
|
Tidak
|
|
Windows 95 (versi awal)
|
Tidak
|
Ya
|
|
Ya
(Windows 98 juga memiliki utilitas untuk mengonversi FAT16 ke FAT32)
|
|
Ya
|
|
Tidak
|
|
Tidak
(Beberapa perusahaan, seperti Winternals membuat driver FAT32 untuk Windows NT 4.0) |
|
Ya
(Windows 2000 membatasi kapasitas partisi FAT32 yang dapat dibuat hingga 32768 Megabytes saja) |
|
Ya
(Windows XP membatasi kapasitas partisi FAT32 yang dapat dibuat hingga 32768 Megabytes saja) |
|
Ya
(Windows Server 2003 membatasi kapasitas partisi FAT32 yang dapat dibuat hingga 32768 Megabytes saja) |
|
Ya
(Windows Vista membatasi kapasitas partisi FAT32 yang dapat dibuat hingga 32768 Megabytes saja) |
C)
NTFS
NTFS atau New Technology File System1, merupakan sebuah sistem
berkas yang dibekalkan oleh Microsoft dalam keluarga sistem operasiWindows NT,
yang terdiri dari Windows NT 3.x (NT 3.1, NT 3.50, NT 3.51), Windows NT 4.x (NT
4.0 dengan semua service pack miliknya), Windows NT 5.x (Windows 2000, Windows XP, dan Windows Server 2003), serta Windows NT 6.x (Windows Vista, Windows 7).
D)
Ext 3 (3rd Extended)
EXT3 adalah peningkatan dari EXT2 file sistem. Peningkatan ini memiliki
beberapa keuntungan, diantaranya:
1.
Setelah kegagalan sumber
daya, “unclean shutdown”, atau kerusakan sistem, EXT2 file sistem harus melalui
proses pengecekan dengan program e2fsck. Proses ini dapat membuang waktu
sehingga proses booting menjadi sangat lama, khususnya untuk disk besar yang
mengandung banyak sekali data. Dalam proses ini, semua data tidak dapat
diakses.Jurnal yang disediakan oleh EXT3 menyebabkan tidak perlu lagi dilakukan
pengecekan data setelah kegagalan sistem. EXT3 hanya dicek bila ada kerusakan
hardware seperti kerusakan hard disk, tetapi kejadian ini sangat jarang. Waktu
yang diperlukan EXT3 file sistem setelah terjadi “unclean shutdown” tidak tergantung
dari ukuran file sistem atau banyaknya file, tetapi tergantung dari besarnya
jurnal yang digunakan untuk menjaga konsistensi. Besar jurnal default
memerlukan waktu kira-kira sedetik untuk pulih, tergantung kecepatan hardware.
2 .
Integritas data
EXT3
menjamin adanya integritas data setelah terjadi kerusakan atau “unclean
shutdown”.EXT3 memungkinkan kita memilih jenis dan tipe proteksi dari data.
3.
Kecepatan
Daripada menulis data lebih dari sekali, EXT3 mempunyai throughput
yang besar daripada EXT2 karena EXT3
memaksimalkan pergerakan head hard disk.Kita bisa memilih tiga jurnal mode
untuk memaksimalkan kecepatan, tetapi integritas data tidak terjamin.
4.Mudah dilakukan migrasi
Kita dapat
berpindah dari EXT2 ke sistem EXT3 tanpa melakukan format ulang.
E)
Ext 4 (4rd Extended)
Ext4 dirilis secara komplit dan stabil berawal dari kernel 2.6.28 jadi
apabila distro anda yang secara default memiliki versi kernel tersebuat atau di
atas nya otomatis system anda sudah support ext4 (dengan catatan sudah di
include kedalam kernelnya) selain itu versi e2fsprogs harus mengunakan versi
1.41.5ataulebih.Apabila anda masih menggunakan fs ext3 dapat mengkonversi ke
ext4 dengan beberapa langkah yang tidak terlalu rumit.Keuntungan yang bisa
didapat dengan mengupgrade filesystem ke ext4 dibanding ext3 adalah mempunyai
pengalamatan 48-bit block yang artinya dia akan mempunyai 1EB = 1,048,576 TB
ukuran maksimum filesystem dengan 16 TB untuk maksimum file size nya,Fast
fsck,Journal checksumming,Defragmentation support.
4. LINUX DAN
PERKEMBANGANNYA
Linux (diucapkan ˈlɪnəks
atau /ˈlɪnʊks/)[1]
adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi
komputer bertipe Unix.
Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber
terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka
lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi,
digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja.[2]
Nama "Linux" berasal dari nama
pembuatnya, yang diperkenalkan tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun
1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah
dasar dari munculnya nama
alternatifGNU/Linux.[3]
Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server,
dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Intel,
Dell,
Hewlett-Packard, IBM,
Novell,
Oracle Corporation, Red
Hat, dan Sun Microsystems.
Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop, superkomputer,[4],
dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan
video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox[5]),
telepon genggam dan router.
Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan
Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya
operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX
tak bebas,
serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem
operasi lainnya seperti Microsoft Windows.
Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat
lunak sumber terbuka (opensource software).
Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah distribusi Linux (Linux distribution)
atau distro Linux umumnya sudah termasuk perangkat-perangkat lunak pendukung
seperti server web, bahasa pemrograman, basisdata,
tampilan desktop (desktop environment)
seperti GNOME,KDE
dan Xfce
juga memiliki paket
aplikasi perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice,
Abiword,
Gnumeric
dan LibreOffice.
Pengembangan
Sebuah ringkasan sejarah sistem operasi-sistem operasi
bertipe Unix menunjukkan asal usul Linux.
Perhatikan walaupun memiliki konsep dan disain arsitektur yang sama, Linux
tidak memiliki kode sumber yang tidak bebas seperti halnya Unix atau Minix.
Perbedaan utama antara Linux dan sistem operasi
populer lainnya terletak pada kernel Linux dan
komponen-komponennya yang bebas dan terbuka.Linux bukan
satu-satunya sistem operasi dalam kategori tersebut, walaupun demikian Linux
adalah contoh terbaik dan terbanyak digunakan. Beberapa lisensi perangkat lunak
bebas dan sumber terbuka berdasarkan
prinsip-prinsip copyleft, sebuah konsep yang menganut prinsip: karya yang
dihasilkan dari bagian copyleft harus juga merupakan copyleft.
Lisensi perangkat lunak bebas yang paling umum, GNU GPL, adalah
sebuah bentuk copyleft, dan digunakan oleh kernel Linux dan
komponen-komponen dari proyek GNU.
Sistem Linux berkaitan erat dengan standar-standar POSIX,[18]SUS,[19]ISO dan ANSI. Akan
tetapi, baru distribusi Linux-FT saja yang mendapatkan sertifikasi POSIX.1.[20]
Proyek-proyek perangkat lunak bebas, walaupun
dikembangkan dalam bentuk kolaborasi, sering dirilis secara terpisah.Akan
tetapi, dikarenakan lisensi-lisensi perangkat lunak bebas secara eksplisit
mengijinkan distribusi ulang, terdapat proyek-proyek yang bertujuan untuk
mengumpulkan perangkat lunak-perangkat lunak tersebut dan menjadikannya
tersedia dalam waktu bersamaan dalam suatu bentuk yang dinamakan distribusi Linux.
Sebuah distribusi Linux, yang umum
disebut dengan "distro", adalah sebuah proyek yang bertujuan untuk
mengatur sebuah kumpulan perangkat lunak berbasis Linux dan memfasilitasi
instalasi dari sebuah sistem operasi Linux. Distribusi-distribusi Linux
ditangani oleh individu, tim, organisasi sukarelawan dan entitas komersial.
Distribusi Linux memiliki perangkat lunak sistem dan aplikasi dalam
bentuk paket-paket dan perangkat lunak yang spesifik dirancang untuk instalasi
dan konfigurasi sistem.Perangkat lunak tersebut juga bertanggung jawab dalam
pemutakhiran paket.Sebuah Distribusi Linux bertanggung jawab atas konfigurasi bawaan,
sistem keamanan dan integrasi secara umum dari paket-paket perangkat lunak
sistem Linux.
Linux dikendalikan oleh pengembang dan komunitas
penggunanya. Beberapa vendor mengembangkan dan mendanai distribusi mereka
sendiri dengan dasar kesukarelaan. Debian merupakan contoh
yang bagus. Yang lain memiliki versi komunitas dari versi komersialnya seperti
yang Red
Hat lakukan dengan Fedora.
Di banyak kota dan wilayah, asosiasi lokal yang
dikenal dengan nama Kelompok Pengguna Linux (Linux Users
Group atau LUG) mempromosikan Linux dengan mengadakan pertemuan,
demonstrasi, pelatihan, dukungan teknis dan instalasi sistem operasi Linux
secara gratis. Ada banyak juga komunitas Internet yang
menyediakan dukungan terhadap pengembang dan pengguna Linux. Banyak proyek
distribusi dan perangkat lunak sumber terbuka yang memiliki ruang percakapan IRC
atau newsgroup. Forum
daring merupakan bentuk lain untuk mendapatkan dukungan, contoh: LinuxQuestions.org
dan forum Gentoo. Distribusi Linux memiliki [milis]]
dengan pembagian topik seperti penggunaan atau pengembangan.
Ada beberapa situs web teknologi yang berfokuskan
kepada Linux. Linux
Weekly News adalah sebuah cernaan mingguan dari berita-berita
yang berkaitan dengan Linux. Sementara itu Linux
Journal merupakan majalah Linux daring yang dirilis setiap bulan. Slashdot
adalah situs web berita yang berhubungan dengan teknologi yang memiliki banyak
berita tentang Linux dan perangkat lunak bebas. Groklaw
memiliki berita mendalam tentang kemajuan Linux dan memiliki banyak artikel
yang berhubungan dengan kernel Linux serta hubungannya dengan GNU
dalam proyek GNU. Majalah
Linux cetakan umumnya memiliki cakram
sampul yang memuat perangkat lunak atau bahkan distribusi Linux
lengkap.[21][22]
Walaupun Linux secara umum tersedia secara
gratis, beberapa perusahaan besar menjalani model bisnis yang terdiri dari
penjualan, dukungan dan kontribusi terhadap Linux dan perangkat lunak bebas;
ini termasuk Dell,
IBM,
HP, Sun Microsystems, Novell,
dan Red
Hat. Lisensi perangkat lunak bebas di mana digunakan Linux secara
eksplisit mengakomodasi komersialisasi; hubungan antara Linux dan vendor-vendor
individual dapat dilihat sebagai suatu simbiosis. Satu model
bisnis yang umum dari pemasok komersial yaitu dengan mengenakan biaya atas
dukungan khususnya terhadap pengguna-pengguna kalangan bisnis. Sejumlah
perusahaan menawarkan versi bisnis dari distribusi Linux mereka, antara lain
berupa dukungan atas paket-paket tak bebas dan alat bantu untuk mengatur
sejumlah besar instalasi atau untuk memudahkan tugas-tugas administratif. Model
bisnis yang lain adalah dengan memberikan perangkat lunak secara gratis untuk
penjualan perangkat keras.
5.DISTRIBUSI DISTRIBUSI LINUX
Distribusi-distribusi Linux dapat dikategorikan
berdasarkan sistem manajemen paket, bebas dan tidak, tujuan pembuatan,
perangkat lunak dasar yang digunakan, dan lain sebagainya.
Distribusi bebas berbasis Debian
·
Debian
·
Elive
·
Gnoppix
·
Ubuntu
o
Edubuntu
o
Kubuntu
o
Xubuntu
o
De2
·
Xandros
Distribusi berbasiskan RPM
- BlankOn versi pertama (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
- CentOS
- IGOS Nusantara (sebuah distro linux yang dikembangkan Indonesia)
- Linux Mobile System
- Magic Linux
- Mandriva Linux (dahulu bernama Mandrake Linux)
- PCLinuxOS
- Red Hat Linux:
Distribusi bebas berbasis Slackware
- AliXe
- Austrumi
- BackTrack
- Bluewhite64 Linux
- Singkong Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
- Slackware
- Splack Linux
- targeT Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
- TopologiLinux
- Truva Linux
- Ultima Linux
- Vector Linux
- 0x7F GNU/Linux
- ZenCafe Linux (sebuah distro Linux yang dikembangkan Indonesia)
Distribusi bebas berbasis lainnya
Distribusi-distribusi Linux berikut ini memakai sistem manajemen paket sendiri, gabungan atau tidak sama sekali- Arch Linux (dengan sistem manajemen paket Pacman)
- Coyote Linux (distro Router/firewall)
- CRUX (menggunakan manajemen paket berbasis tar.gz yang sederhana, BSD-style initscripts)
- DD-WRT (embedded firewall)
- DeLi Linux (kombinasi Slackware dan CRUX)
- Devil-Linux (distro firewall/router/server)
- DSLinux (Linux untuk Nintendo DS)
- dyne:bolic (instalasi software baru cukup dengan menyalin [copy] ke direktori tertentu)
- Familiar Linux (distro untuk iPAQ handhelds)
- Fli4l (distro yang muat dalam satu floppy disk)
- Foresight Linux (menggunakan sistem manajemen paket Conary)
- FREESCO (router)
- GeeXboX (media center)
- GoboLinux (manajemen paket sendiri yang menggunakan symlink)
- Hikarunix (distro khusus untuk main Go)
- IPCop (distro Router/firewall)
- iPodLinux (linux untuk Apple iPod berbasis µCLinux kernel)
- Jlime (distro untuk HP Jornada 6xx dan 7xx dan NEC MobilePro 900(c) handhelds)
- Lunar Linux (distro berbasis source code)
- MCC Interim Linux (mungkin ini distro Linux pertama; dibuat oleh Manchester Computing Centre di bulan February 1992)
- MkLinux distro untuk PowerPC, menjalankan Linux kernel sebagai server di atas Mach microkernel)
- Mobilinux (buatan Montavista untuk smartphones)
- MontaVista Linux (embedded systems distro buatan MontaVista Software)
- NASLite (distro floppy-disk untuk menjalankan perangkat Network Attached Storage / NAS)
- Nitix (autonomic server buatan Net Integration Technologies Inc.)
- OpenWrt (embedded firewall)
- Pardus (buatan Turki; menggunakan sistem manajemen paket PISI, dan COMAR configuration framework)
- PS2 Linux (distro Sony Computer Entertainment unuk PlayStation 2 video game console)
- Puppy Linux (sistem manajemen paket PetGet dan DotPup; tapi mulai versi 3 juga bisa menggunakan paket Slackware)
Berikut
contoh-contoh distributor Linux
:
•RedHat, distribusi yang paling populer, minimal di Indonesia. RedHat merupakan distribusi pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah.
•RedHat, distribusi yang paling populer, minimal di Indonesia. RedHat merupakan distribusi pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah.
•Debian, distribusi yang mengutamakan kestabilan dan kehandalan, meskipun mengorbankan aspek kemudahan dan kemutakhiran program. Debian menggunakan .deb dalam paketbinstalasi programnya
•Slackware, merupakan distribusi yang pernah merajai di dunia Linux. Hampir semua dokumentasi Linux disusun berdasarkan Slackware. Dua hal penting dari Slackware adalah bahwa semua isinya (kernel, library ataupun aplikasinya) adalah yang sudah teruji. Sehingga mungkin agak tua tapi yang pasti stabil. Yang kedua karena dia menganjurkan untuk menginstall dari source sehingga setiap program yang kita install teroptimasi dengan sistem kita. Ini alasannya dia tidak mau untuk menggunakan binary RPM dan sampai Slackware 4.0, ia tetap menggunakan libc5 bukan glibc2 seperti yang lain
•SuSE, distribusi yang sangat terkenal dengan YaST (Yet another Setup Tools) untuk mengkonfigurasi sistem. SuSE merupakan distribusi pertama dimana instalasinya dapat menggunakan bahasa Indonesia
• Mandrake, merupakan varian distro RedHat yang dioptimasi untuk pentium. Kalau komputer kita menggunakan pentium ke atas, umumnya Linux bisa jalan lebih cepat dengan Mandrake
•WinLinux, distro yang dirancang untuk diinstall di atas partisi DOS (WIndows). Jadi untuk menjalankannya bisa di-klik dari Windows. WinLinux dibuat seakan-akan merupakan suatu program aplikasi under Windows. Dan masih banyak distro-distro lainnya yang telah tersedia maupun yang akan muncul.
6 PENGERTIAN
GNU
GNU (diucapkan /ɡəˈnuː/bantuaninfo, atau di beberapa negara /ˈnjuː/) adalah suatu sistem operasikomputer
yang sepenuhnya terdiri dari perangkat-perangkat
lunak bebas. Namanya merupakan akronim berulang untuk GNU's Not UNIX
(GNU bukanlah UNIX); nama itu dipilih karena rancangannya mirip Unix,
tetapi berbeda dari UNIX, GNU tidak mengandung kode-kode UNIX.[1]
Pengembangan GNU dimulakan oleh Richard Stallman
dan merupakan fokus asli Free Software
Foundation (FSF).
GNU dikembangkan oleh Proyek
GNU, dan program-program yang dirilis di bawah bantuan projek
bernama paket-paket GNU atau program-program GNU.
Komponen-komponen dasar sistem ini terdiri dari GNU Compiler Collection (GCC), GNU
Binary Utilities (binutils), shell bash,
GNU
C library (glibc), dan GNU
Core Utilities (coreutils).
GNU selalu dikembangkan. Kendati hampir semua
komponen telah lama dirampungkan dan telah digunakan untuk proses produksi
selama satu dasawarsa atau lebih, kernel resminya, GNU
Hurd, tidaklah lengkap dan tidak semua komponen GNU dapat berjalan
dengannya. Dengan demikian, kernel Linux
sebagai pihak ketiga paling banyak dipakai untuk menggantikannya. Sementara
kernel ini tidak secara resmi diadopsi oleh projek GNU, beberapa perangkat
lunak pihak ketiga disertakan, misalnya X.Org
yang dirilis oleh X Window System
dan sistem typesetting TeX. Banyak program GNU juga telah
diportasi ke beberapa sistem operasi lain, misalnya Microsoft Windows, varian BSD,
Sun Solaris, dan Mac
OS.
Lisensi Publik
Umum GNU (GPL), LGPL, dan Lisensi
Dokumentasi Bebas GNU (GFDL) ditulis untuk GNU, tetapi juga dipakai
oleh banyak projek yang tidak bersangkutan.
7.
PEMBAGIAN UBUNTU
Daftar rilis
Ubuntu yang telah dirilis dan yang direncanakan untuk dirilis:
Versi
|
Tanggal Rilis
|
Nama kode
|
Sub Versi
|
Didukung sampai
|
4.10
|
20 Oktober
2004
|
Warty
Warthog
|
Sounder
|
30 April
2006
|
5.04
|
8 April
2005
|
Hoary
Hedgehog
|
Array
|
31 Oktober
2006
|
5.10
|
13 Oktober
2005
|
Breezy
Badger
|
Colony
|
13 April
2007
|
6.06 LTS
(Long Term Support)
|
1 Juni
2006
|
Dapper
Drake
|
Flight
|
Juni 2009
(desktop)
|
Juni 2011
(server)
|
||||
6.10
|
26 Oktober
2006
|
Edgy Eft
|
Knot
|
April 2008
|
7.04
|
19 April
2007
|
Feisty
Fawn
|
Herd
|
Oktober
2008
|
7.10
|
18 Oktober
2007
|
Gutsy
Gibbon
|
Tribe
|
April 2009
|
8.04 LTS
(Long Term Support)
|
21 April
2008
|
Hardy
Heron
|
Siege
|
April 2011
(desktop)
|
April 2013
(server)
|
||||
8.10
|
30 Oktober
2008
|
Intrepid
Ibex
|
||
9.04
|
23 April
2009[3]
|
Jaunty
Jackalope
|
||
9.10
|
29 Oktober
2009[4]
|
Karmic
Koala[5]
|
||
10.04 LTS
|
29 April
2010[6]
|
Lucid Lynx[7]
|
||
10.10
|
10 Oktober
2010[8]
|
Maverick
Meerkat[9]
|
||
11.04
|
28 April
2011[10]
|
Natty
Narwhal[11]
|
||
Release code Ubuntu terdiri dari dua kata yang
berupa adjective (kata sifat) yang diikuti dengan nama hewan yang
disusun secara alphabetis setiap rilisnya, kecuali versi 6.06 ke bawah (4.10;
5.04; 5.10). Misalnya Hardy Heron, terdiri dari kata sifat hardy
(Bold; brave; stout; daring; resolute; intrepid.[1913 Webster]) dan heron
(sejenis burung).CD Ubuntu dapat diperoleh secara
bebas/gratis dalam bentuk iso maupun kepingan cd melalui shipit.Bagi
pengguna Internet di Indonesia dapat mengunduh berkas Ubuntu lebih cepat dari
cermin-cermin yang ada di Indonesia dibandingkan mengunduh dari situs luar.
SUMBER :
http://en.wikipedia.org/wiki/File_system
http://idrus.web.id/?p=397
Sebastian
Schmieg . Blog at WordPress.com.
http://id.wikipedia.org/wiki/GNU
http://id.wikipedia.org/wiki/Ubuntu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar